Ketua MAA Terima Kunjungan Mahasiswa UIN SUNA Bahas Filosofi Kue Nyapnyap dan Ornamen Pucok Reubong

LHOKSEUMAWE, Senin, 12 Oktober 2026 – Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe bersama pengurus menerima audiensi dua mahasiswi dari Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN SUNA, yaitu Admiati dan Syalsabillah, di ruang kerja Ketua MAA Kota Lhokseumawe.

Audiensi tersebut membahas filosofi dan makna budaya yang terkandung dalam kue tradisional Aceh, yaitu kue nyapnyap, serta ornamen khas Aceh pucok reubong. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya menggali pengetahuan mengenai nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, kue nyapnyap dan ornamen pucok reubong menjadi objek pembahasan untuk memahami lebih jauh keterkaitan warisan budaya dengan kehidupan masyarakat, termasuk nilai filosofis, simbol, dan identitas budaya Aceh yang terkandung di dalamnya.

Ketua MAA Kota Lhokseumawe, H. Saifuddin Saleh, S.H., bersama para pengurus menyambut baik audiensi tersebut sebagai bentuk ketertarikan kalangan akademisi terhadap adat, tradisi, dan kebudayaan Aceh. Pertemuan ini juga menjadi ruang bertukar informasi dan pengetahuan antara lembaga adat dan mahasiswa dalam mendukung pengkajian serta pelestarian warisan budaya daerah.

Melalui kegiatan seperti ini, MAA Kota Lhokseumawe terus mendorong pengenalan dan pelestarian adat istiadat serta budaya Aceh, khususnya kepada generasi muda dan kalangan perguruan tinggi, agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.