Plt. Kepala DPMG Berkoordinasi dengan Ketua MAA Kota Lhokseumawe Bahas Pelantikan Geusyik Serentak Bernuansa Adat Aceh

Lhokseumawe — 28 September 2026

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe Safriadi, S.STP, MSM melakukan koordinasi dengan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe, H. Saifuddin Saleh, SH., dalam rangka membahas rencana pelaksanaan pelantikan Keuchik secara serentak di Kota Lhokseumawe, yang rencana dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2026, di halaman kantor Wali Kota Lhokseumawe. 

Pertemuan tersebut membahas konsep pelaksanaan pelantikan yang direncanakan mengusung nuansa Adat Aceh, sebagai upaya menghadirkan nilai-nilai adat dan budaya Aceh dalam salah satu momentum penting pemerintahan gampong. Acara peusijuek dan penggunaan bahasa Aceh dalam acara merupakan wujud upaya untuk menghadirkan adat Aceh dalam prosesi acara pelantikan keuchik.

Dalam koordinasi tersebut, turut dibahas berbagai unsur adat yang dapat diterapkan dalam rangkaian kegiatan pelantikan, sehingga pelaksanaan tidak hanya memiliki makna administratif dan pemerintahan, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal, marwah, serta nilai-nilai adat Aceh.

Ketua MAA Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa pelantikan Keuchik dengan nuansa adat Aceh dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali keberadaan dan peran adat dalam kehidupan masyarakat gampong. Keuchik sebagai pemimpin gampong diharapkan dapat memahami serta menjaga nilai-nilai adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Koordinasi antara DPMG dan MAA ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga adat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan gampong yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai budaya dan adat Aceh.

Melalui rencana pelantikan Keuchik serentak bernuansa adat tersebut, diharapkan kegiatan dapat berlangsung secara khidmat, tertib, dan bermakna serta menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya Aceh di Kota Lhokseumawe.

MAA Kota Lhokseumawe MEUSYUHU

Melestarikan Adat, Memperkuat Jati Diri dan Kebersamaan